Cerita ABG: Tentang ABG Yang Suka Begituan by WikiRemaja
Udah lama banget gue ngga nulis di blog ini. Kali ini gue mau bahas tentang remaja panas, ya cerita ABG cuma untuk yang 18 tahun ke atas. Masih ingat video mesum ANAK SMP Jakarta yang membahanakan nusantara itu? Itu lho, yang katanya mereka sama-sama suka, terus direkam dan parahnya teman-temannya pada nonton mereka secaralive laip!
Gimana kabar anak SMP yang bikin video seronok itu ya? Mungkin dia lebih mengurung diri dirumah, lebih tepatnya pojokkan kamar sambil menangis dengan kaki yang ditekuk ke dada. 'Kenapa? kenapa ini terjadi? Mama!!! Aku kotor!!!' Nah, nyesek kan jadinya?
Setelah itu muka keluarga mau diletak dimana? Ibu yang sering belanja ke pasar dan ke warung pasati jadi malu, soalnya tetangga pada nyerita-in si anak. Bahkan beritanya tersebar seantero tanah air lewat media massa. "Hussshhh orangtuanya gimana sih? Masak anaknya bisa sampai lakukan yang begituan?"
Si ibu pun males belanja. Belum lagi dengan si Ayah yang pergi bekerja. Apa yang akan Ayah terima dari teman-teman kerjanya? Minimal tatapan 'jijik' yang akan diterima.
Jadi, buat para ABG ku sayang, jagalah diri baik-baik. Perlakukan diri kalain sebijak mungkin, jangan sampai kalian terjerumus. Kalau udah nyemplung sekali aja, kalian bisa kelelp sekaliab di lembah kenistaan. Akhirnya gue sampaikan terimakasih buat kalian yang udah sempetin baca Cerita ABG: tentang ABG yang suka begituan ini. Sampai jumpa ditulisan gue berikutnya ^_^.
Udah lama banget gue ngga nulis di blog ini. Kali ini gue mau bahas tentang remaja panas, ya cerita ABG cuma untuk yang 18 tahun ke atas. Masih ingat video mesum ANAK SMP Jakarta yang membahanakan nusantara itu? Itu lho, yang katanya mereka sama-sama suka, terus direkam dan parahnya teman-temannya pada nonton mereka secara
Download Video ABG anak SMP.
Proses metamorfisis dari anak-anak ke remaja itu memang sulit. Kalau salah jalan, kita benar-benar bakalan salah samapai beranjak dewasa nanti. Sebaliknya, kalau kita udah berada dijalan dan lingkungan yang benar, maka kita bisa tetap tumbuh jadi remaja yang baik dan berbudi luhur.
Dimulai dari fisik dan mental mulai berubah ketika memasuki remaja. Akan ada di beberapa bagian tubuh muncul tanda-tanda 'aneh' sebagai pertanda bahwa kita bukan anak-anak lagi. Begitu juga dengan mental, mulai tertarik dengan lawan jenis dan mulai penasaran dengan hal-hal yang menyangkut didalamnya.
Maka, jika kita pandai menyikapi pertumbuhan ini dengan bijak, tentunya dengan lingkungan yang mendukung (keluarga) bisa dipastikan kita jadi remaja yang bermertamorfosis sebagaimana mestinya. Bukan malah melakukan hal-hal yang berbau seronok.
Oke, untuk adek-adek gue yang sedang menimati masa muda,-masa yang berbunga-bunga. Gunakanlah tubuh dan pikiranmu dengan baik. Pandai-pandai memilah, karena kesalahan yang kamu buat hari ini akan berpengaruh besar terhadap masa depanmu. PAalagi ini menyangkut kehormatan diri. Jaga nama baik keluarga adalah yang utama.
Kenapa sih para ABG suka yang begituan?Seperti yang gue bilang sebelumnya, kalau ABG itu suka penasaran. Misal, kalau ada kain yang nutupi sesuatu, pengennya main buka aja untuk lihat dibalik kain itu. Kalau ada tikus yang kejang-kejang, pengennya cium tuh tikus mungkin abis keracunan limbah amonia. Sangking besarnya rasa penasaran itu, sampai-sampai para ABG melewati ambang batas yang ngga boleh dilanggar. Alhasil, nyesal sendiri karena udah melakukannya. Awalnya memang semaca ada dijanjikan sesuatu yang eenyyaakk enyyaaak dari apa yang mau dilakukan, tapi ternyata endingnya itu lebih sakit dari yang dibayangkan.
Gimana kabar anak SMP yang bikin video seronok itu ya? Mungkin dia lebih mengurung diri dirumah, lebih tepatnya pojokkan kamar sambil menangis dengan kaki yang ditekuk ke dada. 'Kenapa? kenapa ini terjadi? Mama!!! Aku kotor!!!' Nah, nyesek kan jadinya?
Setelah itu muka keluarga mau diletak dimana? Ibu yang sering belanja ke pasar dan ke warung pasati jadi malu, soalnya tetangga pada nyerita-in si anak. Bahkan beritanya tersebar seantero tanah air lewat media massa. "Hussshhh orangtuanya gimana sih? Masak anaknya bisa sampai lakukan yang begituan?"
Si ibu pun males belanja. Belum lagi dengan si Ayah yang pergi bekerja. Apa yang akan Ayah terima dari teman-teman kerjanya? Minimal tatapan 'jijik' yang akan diterima.
Jadi, buat para ABG ku sayang, jagalah diri baik-baik. Perlakukan diri kalain sebijak mungkin, jangan sampai kalian terjerumus. Kalau udah nyemplung sekali aja, kalian bisa kelelp sekaliab di lembah kenistaan. Akhirnya gue sampaikan terimakasih buat kalian yang udah sempetin baca Cerita ABG: tentang ABG yang suka begituan ini. Sampai jumpa ditulisan gue berikutnya ^_^.


